Twenty-Five Twenty-One : Pertemuan, Persaingan, Persahabatan, Perpisahan

    Drama Korea 2521, dimulai pada saat Na Hee-do, siswi SMA yang keras kepala dan penuh semangat besar untuk menjadi atlet anggar. Namun, pada saat itu klub anggar di sekolahnya mau dibubarkan karena kekurangan dana. Meskipun begitu, Hee-do bukan orang yang mudah menyerah. Ia memutuskan pindah sekolah agar tetap bisa berlatih anggar dan mengejar mimpinya, walau sempat terjadi cekcok antara Hee-do dengan mama nya. Pada saat pertengkaran antara Hee-do dengan mama nya, Hee-do memutuskan keluar dari rumah mencari udara segar dan bertemu seorang pengantar koran yaitu Baek Yi-jin, seorang pemuda yang hidupnya jungkir balik karena keluarganya jatuh bangkrut. Dari yang tadinya kehidupannya yang kaya berubah menjadi serba berkecukupan, Yi-jin harus bekerja keras demi melunasi hutang keluarganya akibat bangkrut. Ia kehilangan rumah, keluarganya terpisah, dan kehidupan sehari-harinya dipenuhi rasa bersalah. Pertemuannya dengan Hee-do terjadi saat keduanya sama-sama berada di titik sulit, dan hubungan mereka perlahan-lahan menjadi sangat dekat dan menjadi tempat sandaran satu sama lain di saat kekacauan hidup yang mereka alami.

    Di sekolah barunya, Hee-do akhirnya bertemu langsung dengan sang idola sekaligus target yang ia kejar, yaitu Go Yu-rim. Tapi Yu-rim tidak seperti yang ia bayangkan. Yu-rim dingin, menjaga jarak, dan selalu merasa terusik dengan sikap Hee-do. Bukan karena ia benci kepada Hee-do, tapi karena ia hidup dalam tekanan yang berbeda dengan yang terlihat di TV. Keluarganya kesusahan, posisinya sebagai atlet nasional dipertaruhkan setiap kali pertandingan, dan rasa takut kehilangan semuanya membuatnya selalu cemas. Namun ternyata, Hee-do dan Yu-rim sebenarnya sudah lama saling berbagi cerita lewat chat anonim. Mereka adalah sahabat satu sama lain dalam bentuk yang paling jujur, namun di dunia nyata justru selalu bertengkar. Begitu keduanya memutuskan untuk bertemu dan ternyata orang di balik chat anonim itu adalah orang yang selama ini mereka saling tidak suka dan bertengkar setiap hari. Disitulah mereka tidak tahu harus tertawa atau menangis, tapi itulah titik di mana hubungan mereka mulai berubah, yang tadinya musuh jadi sahabat dekat, saingan jadi seseorang yang mereka percaya.

    Lalu muncul seseorang yang bernama Moon Ji-woong, siswa populer yang selalu bernampilan stylish dan mempunyai mimpi menjadi sebagai influencer. Sebenarnya, Ji-woong sudah lama menyukai Yu-rim, meski sifat nya Yu-rim yang selalu dingin dan selalu menjaga jarak dengannya, Ji-woong tetap selalu berusaha mendekatinya hingga akhirnya Yu-rim luluh dan membuka hati kepada nya. Hubungan mereka sangat romantis, dari saling perhatian, saling menjaga, sampai akhirnya benar-benar bersama selama-lamanya.

    Kemudian ada Ji Seung-wan, sahabat Hee-do yang cerdas, kritis, dan keras kepala. Ia adalah siswa yang ternyata mempunyai konflik dengan ibunya yang seorang guru di sekolah yang sama. Ketika salah satu guru memperlakukan siswa dengan kasar, Seung-wan memilih untuk protes dengan cara yang tidak terduga, ia memutuskan berhenti sekolah sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem yang menurutnya tidak adil. Keputusan ini membuat ketegangan antara dirinya dan ibunya makin besar, namun juga menunjukkan betapa tegasnya karakter Seung-wan dalam memperjuangkan apa yang ia anggap benar. Meski tidak lagi bersekolah, ia tetap menjadi bagian dari kelompok persahabatan mereka, sering muncul di radio sekolah, dan menjadi penghubung emosi di antara karakter lain.

    Setelah mereka lulus sekolah, dunia anggar Hee-do dan Yu-rim selalu berjalan makin intens dan meningkat. Mereka berdua sama-sama melewati pertandingan demi pertandingan, menang dan kalah, sambil tetap menjaga hubungan yang kini lebih dewasa. Tapi kehidupan tidak selalu mudah. Yu-rim akhirnya harus mengambil keputusan berat: pindah kewarganegaraan agar bisa membantu keuangan keluarganya. Keputusan itu menyakitkan buat semua orang, khususnya Ji-woong, tapi mereka belajar menerima bahwa kadang mencintai seseorang berarti merelakan mereka pergi demi masa depan yang lebih baik.

    Di saat semua memulai kesibukannya masing-masing, Hee-do terus berkembang menjadi atlet hebat. Ia berlatih keras, mengalami kemenangan besar, kekalahan menyakitkan, dan konflik batin yang membuatnya tumbuh sebagai manusia dan sebagai atlet. Namun, Yu-rim akhirnya harus mengambil keputusan berat yaitu pindah kewarganegaraan agar bisa membantu keuangan keluarganya dan menjadi perwakilan atlet anggar disana. Keputusan itu membuat semua nya menjadi sedih, terkhususnya Ji-woong, tapi mereka harus belajar menerima bahwa kadang menyanyangi seseorang berarti merelakan mereka pergi demi masa depan yang lebih baik.

    Di sisi lain, Yi-jin yang akhirnya menjadi jurnalis olahraga juga terus berada di dekatnya, menyaksikan perjalanan Hee-do dari sisi yang berbeda. Namun mereka sadar, semakin dewasa, semakin banyak hal yang berubah. Dari tuntutan pekerjaan, mengejar mimpi masing-masing, dan tanggung jawab yang muncul perlahan menarik mereka menjauh. Cinta mereka yang tumbuh sejak masih remaja terasa hangat, tetapi ketika keduanya memilih pekerjaan dan kesibukaan masing-masing yang berbeda, hubungan itu menjadi sulit dipertahankan. Hubungan mereka benar-benar terasa seperti di bolak-balikan. Bukan pertengkaran besar, bukan kata-kata kasar, hanya saja dua orang yang berusaha keras mempertahankan sesuatu, tetapi terus gagal karena keadaan. Dari situlah hubungan mereka perlahan retak, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk berpisah. Bukan karena tidak cinta, tetapi karena hidup yang berjalan ke arah berbeda. 

    Setelah hubungan nya kandas, Hee-do menyalurkan semua fokusnya ke persiapan anggar nya pada lomba Asian Olympic Games cabang anggar. Ia kembali bertemu dengan Yu-rim di babak final yang kini menjadi atlet Rusia. Di babak final, dua sahabat itu bertanding dengan penuh tenaga dan emosi. Mereka bertanding untuk memenangkan babak final dengan intens, cepat, dan penuh sejarah di antara mereka. Dan akhirnya, Hee-do lah dinyatakan sebagai pemenang pada lomba Asian Olympic Games cabang anggar. Setelah pertandingan, Baek Yi-jin hadir sebagai wartawan untuk mewawancarai pemenang. Mereka berdiri berhadapan, bukan lagi sebagai kekasih, tapi sebagai dua orang dewasa yang pernah saling menemani dalam berproses paling penting sebelumnya dalam hidup mereka. Di tengah wawancara, Yi-jin mengucapkan kalimat yang sederhana namun penuh luka yang belum sembuh:

      Meskipun terlambat… selamat atas pernikahanmu, Na Hee-do.”

Kalimat itu seperti menutup seluruh kisah mereka yang menandai akhir dari hubungan yang pernah begitu hangat, begitu tulus, tetapi tidak bertahan karena waktu dan keadaan.

    Di akhir cerita, ditampilkan seorang anak yang bernama Min-chae, putri Hee-do, membaca buku harian lama ibunya dan melihat sisi Hee-do yang tidak pernah ia kenal, yang dimana ternyata remaja yang pernah patah, jatuh, bangkit, tertawa, bertengkar, dan mencintai seseorang dengan sangat dalam. Melalui catatan buku ibunya, Min-chae memahami bahwa ibunya bukan hanya atlet atau orang tua yang terlihat kuat di luar, tetapi seseorang yang pernah melewati begitu banyak proses untuk menjadi dirinya sekarang.

    Dan begitulah akhir cerita dari drama korea 2521, kisah tentang mimpi yang dikejar sepenuh hati, persahabatan yang tumbuh dari ketidaksengajaan, cinta yang hangat tapi tidak selalu bertahan, dan masa muda yang selalu meninggalkan bekas, kenangan indah, menyakitkan, tapi tak tergantikan.


Zheina Tandi Rerung
24080230358
Manajemen B20
Universitas Negeri Yogyakarta

Komentar

Postingan Populer